Posisi Tidur yang Baik Untuk Ibu Hamil
Beberapa ibu hamil terkadang sulit untuk mendapatkan posisi yang baik ketika tidur apalagi ketika janin atau perut kian membesar. Posisi tidur memang kelihatan sepele bagi banyak orang, tapi bagi ibu hamil posisi tidur adalah hal yang harus diperhatikan. Salah posisi saat tidur bisa menyebabkan kendala pada kehamilan seperti meningkatnya tekanan darah dan membahayakan janin. Nah berikut dibawah ini adalah ulasan terkait tips posisi tidur yang baik untuk ibu hamil dan hal yang harus dihindari ketika hamil.

Posisi Tidur yang Baik Untuk Ibu Hamil Secara Umum

Ketika masa kehamilan akan muncul beberapa perubahan termasuk posisi tidur. Menurut penelitian yang telah dilakukan beberapa keguguran berhubungan dengan posisi tidur yang salah. Mengapa begitu? karena ketika ibu salah posisi tidur kemungkinan aliran darah pada janin akan terganggu sehingga menghambat perkembangan janin. Inilah posisi tidur yang baik untuk ibu hamil yang dapat dipraktekkan:

1.  Tidur dengan Posisi Miring Ke Kiri

Kenyamanan adalah hal yang harus dirasakan oleh ibu hamil ketika tidur. Jika ibu hamil merasa terganggu maka otomatis bayi yang didalamnya akan turut merasakan apa yang dirasakan oleh ibunya. Nah, menurut penelitian yang telah dilakukan tidur dengan posisi miring ke kiri adalah posisi tidur yang sangat baik bagi ibu hamil. Ketika tubuh miring ke kiri ada banyak manfaat dan keuntungan yang bisa didapatkan. Saat posisi dalam keadaan miring ke kiri, pembuluh darah vena akan mengalirkan seluruh darah ke jantung hingga ibu hamil akan terhindar dari penyakit jantung. Tidak hanya itu, tekanan darah akan berkurang sehingga nutrisi atau zat gizi akan mudah masuk ke plasenta. Posisi ini juga akan membuat ginjal pada ibu hamil dapat bekerja dengan efektif.

2. Gunakan Banyak Bantal yang Nyaman

Tips posisi tidur yang baik untuk ibu hamil selanjutnya adalah dengan menggunakan banyak bantal untuk memberikan kenyamanan pada ibu hamil. Bantal yang dipakai haruslah lembut dan tidak membuat ibu hamil merasakan pegal ketika bangun tidur. Penempatan bantal juga harus dilakukan dengan benar agar tidak terjadi masalah pada janin. Bantal bisa ditempatkan di kepala, leher, punggung, dan juga kaki sesuai dengan keinginan ibu hamil. Ada banyak sekali modifikasi dan desain bantal saat ini, salah satunya adalah bantal yang memiliki bentuk "U". Pemakaian bantal yang nyaman saat tidur dapat mengurangi sesak nafas pada ibu hamil. Selain itu juga dapat terhindari dari penyakit ulu hati.

3. Tidur dengan Posisi Setengah Duduk

Diperlukan posisi tidur yang baik untuk menunjang keselamatan janin yang berada dalam ibu hamil. Kali ini tidur dengan posisi setengah duduk merupakan salah satu tips untuk mendapatkan posisi yang baik dan nyaman bagi ibu hamil. Untuk mendapatkan posisi setengah duduk cukup dengan menyadarkan punggung dan kepala ke belakang lalu disangga oleh bantal. Hasil penelitian telah membuktikan bahwa posisi ini dapat mengatasi penyakit ulu hati yang diderita oleh ibu hamil. Penyakit ulu hati pada ibu hamil biasanya disebabkan oleh preeklampsia. Gangguan ini terjadi karena janin semakin membesar sehingga menyebabkan sakit pada ulu hati. Preeklampsia sangat membahayakan bagi janin yang didalam perut dan ibu hamil. Sangat penting bagi ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan secara rutin agar gangguan ini cepat teratasi.

4. Jangan Tidur dengan Tengkurap

Tips selanjutnya adalah jangan tidur dalam posisi tengkurap. Tidur dengan tubuh tengkurap akan membuat tekanan pada perut ibu hamil sehingga aliran oksigen pada janin akan terganggu. Posisi ini juga merugikan bagi ibu hamil karena bisa menyebabkan kelelahan pada punggung dalam waktu yang lama. Bahaya tidur tengkurap tidak hanya terjadi pada ibu hamil namun orang biasa sekalipun akan terkena efeknya. Sebagian orang mungkin memiliki posisi tidur yang nyaman untuk dirinya, tidak jarang pula orang memilih posisi tidur tengkurap untuk beristirahat. Namun, ternyata tidur tengkurap mempunyai dampak negatif bagi kesehatan dan menimbulkan gangguan seperti sakit kepala, menghambat pernapasan, kinerja jantung terganggu, dan lain-lain. Sedangkan pada ibu hamil akan mengakibatkan janin tergencet dan kekurangan oksigen.

5.  Tidur dengan Posisi Telentang.

Posisi ini sangat aman bagi ibu hamil ketika akan tidur yaitu dalam posisi telentang. Namun tidak disarankan untuk melakukan posisi ini saat tidur ketika usia kehamilan sudah bertambah dan tua. Tidur terlentang hanya disarankan bagi ibu yang usia kehamilannya masih sangat muda. Saat kehamilan masuk usia 5 bulan posisi tidur terlentang harus dibuang jauh-jauh terlebih dahulu. Pasalnya jika kehamilan sudah mencapai trimester kedua perut akan membesar. Tekanan pada pembuluh darah juga akan meningkat. Tekanan inilah yang menyebabkan terganggunya aliran darah yang berisi nutrisi sampai ke janin. Hingga detik ini,di seluruh dunia ada banyak keguguran yang dialami oleh ibu hamil karena tidur dalam posisi yang telentang. Walaupun posisi tidur sudah nyaman pastikan terlebih dahulu posisi itu amat untuk janin.

Posisi Tidur yang Baik Berdasarkan Trimester Kehamilan

Ibu hamil akan mengalami fase-fase kehamilan yang disebut juga dengan trimester. Setelah mengetahui tips posisi tidur yang baik bagi ibu hamil kali ini pembahasan posisi tidur akan lebih spesifik yaitu berdasarkan trimester kehamilan. Adapun pengertian dari trimester berasal dari kata "tri" yang artinya tiga periode. Satu periode berjumlah 3 bulan. Pembagian trimester kehamilan terdiri dari trimester pertama (1-13 minggu), trimester kedua (14-27 minggu), dan trimester ketiga (28-41 minggu).  Setiap trimester kehamilan pasti akan merasakan berbagai perubahan yang signifikan. Oleh karena itu untuk posisi tidur yang baik tiap trimester akan berbeda-beda tergantung dari besarnya janin pada ibu hamil. Tidur miring ke kiri adalah posisi tidur yang baik saat trimester pertama kehamilan. Posisi ini akan membuat aliran darah menjadi lancar sehingga asupan gizi akan sampai ke janin. Pada awal kehamilan janin harus diisi dengan gizi dan oksigen yang mencukupi agar perkembangan janin tidak terganggu. Bagi ibu hamil yang merasa kurang nyaman saat tidur cobalah menggunakan posisi ini. Selanjutnya pada trimester kedua kehamilan posisi miring tetap menjadi posisi tidur yang baik saat masa kehamilan. Janin akan bisa bergerak dengan leluasa selain itu hindarilah posisi telentang ketika akan tidur karena dapat menyebabkan punggung menjadi lelah dan sakit. Posisi tidur miring adalah posisi yang baik bagi semua trimester termasuk trimester ketiga. Berilah bantal pada bagian tertentu yang dirasa dapat meningkatkan kenyamanan saat tidur. Ibu yang sedang hamil mempunyai berbagai pantangan atau larangan yang harus diikuti agar keselamatan pada janin dan ibu dapat terus sehat. Saat seorang wanita dinyatakan hamil maka perlu penanganan yang ekstra hati-hati agar janin menjadi kuat dan juga sehat. Termasuk juga posisi tidur yang harus diperhatikan semasa kehamilan. Sekian dari penjelasan diatas mengenai posisi tidur yang baik untuk ibu hamil.