Faktor Penyebab Badan Panas Dingin
Kesehatan menjadi hal yang penting dalam kehidupan masyarakat. Kurang sedikit saja masyarakat bisa kebingungan. Ulasan kali ini kali akan membahas faktor penyebab badan panas dingin. Suhu badan adalah hal yang mudah untuk diperiksa. Dari wajah saja bisa kelihatan keadaan suhu yang dimiliki. Memeriksanya juga bisa dengan alat yang disebut termometer. Badan panas dingin menimbulkan ketakutan bagi siapapun. Berbagai antisipasi sudah dilakukan, namun tetap saja terjadi. Mari simak faktor penyebab badan panas dingin di bawah ini.

1. Pola Makan yang Buruk

Faktor penyebab badan panas dingin dimulai dari makanan. Apa yang masuk ke dalam tubuh kita akan mempengaruhi daya tahan tubuh kita sendiri. Jika daya tahan tubuh melemah, badan panas dingin adalah salah satu efeknya. Beberapa orang kadang asal memilih makanan, padahal belum tentu gizinya baik untuk kesehatan tubuh. Makanan memang kebutuhan pokok tiap orang, namun pola makan harus dijaga sebaik mungkin. Perbanyak makanan serat untuk memperlancar pencernaan yang dimiliki. Hindari makanan berminyak yang berlebihan. Buah-buahan sesering mungkin untuk dimakan. Empat sehat lima sempurna juga berlaku untuk menjaga stamina kita. Nantinya, badan panas dingin bisa terlewatkan dengan mudah.

2. Kurang Selektif Memilih Minuman

Minuman menjadi faktor penyebab badan panas dingin selanjutnya. Sebagai pasangan makanan, minuman juga perlu diperhatikan. Badan panas dingin bisa dengan mudah terjadi jika kita tidak memperhatikan minuman yang kita pilih. Untuk itu, kita harus selektif dalam memilih minuman yang dijual di sepanjang jalan atau yang kita buat sendiri. Tanpa kita tahu kandungan apa yang ada di dalamnya, minuman yang murah dan terlihat menarik langsung kita pilih. Misalnya saja minuman yang mengandung es. Jika kandungan di dalamnya kurang baik, badan panas dingin bisa muncul seketika. Minuman instant kadang juga bisa memancing badan panas dingin terjadi.

3. Memakai Pakaian Kotor

Faktor satu ini jarang disadari oleh banyak orang. Padahal bakteri dan kuman bisa menempel di pakaian yang kita kenakan. Pakaian memiliki serat benang yang dapat mencegah kotoran masuk, namun jika dibiarkan lama juga berpengaruh pada daya tahan tubuh yang dimiliki. Contohnya saja jika kita mengenakan pakaian sama dalam 3 hari dan sempat terguyur air. Tentunya selain bau yang kurang sedap, kuman dan bakteri banyak tersimpan di pakaian tersebut. Untuk itu, perhatikan dengan baik apa yang dikenakan karena efeknya terjadi secara tidak langsung pada daya tahan tubuh kita.

4. Adanya Kontak Langsung

Faktor penyebab badan panas dingin paling mudah disebabkan oleh kontak langsung. Berdekatan dengan orang yang sedang sakit bisa memberikan efek yang cepat pada daya tahan tubuh kita. Kuman dan bakteri bisa berpindah ke tempat lain termasuk tubuh kita tanpa kita sadari. Kontak langsung yang paling sering adalah bersalaman. Sebaiknya berikan saran pada orang yang sedang kurang enak badan untuk menggunakan masker, jaket, sarung tangan, dan sebagainya. Lebih baik lagi untuk beristirahat di rumah saja. Kuman dan bakteri melalui kontak langsung bisa dicegah dengan tindakan semacam itu.

5. Kebersihan Ruangan yang Tidak Terjaga

Kuman dan bakteri bisa menyerang tubuh melalui udara. Kebersihan ruangan yang kita miliki bisa menjadi salah satu faktor penyebab. Ruangan sebagai media kuman dan bakteri untuk berkembang perlu dijaga sebersih mungkin. Sekedar menyapu dan mengepel adalah hal sederhana untuk menjaga ruangan agar tetap bersih. Disarankan untuk menggunakan ventilasi yang terdapat penyaring udaranya. Penyaring udara ventilasi bisa hanya dengan menggunakan selembar kain yang berongga. Menata ruangan secara praktis juga disarankan agar tidak ada hewan yang bersarang di dalam ruangan. Badan panas dingin juga bisa datang karena hewan yang bersarang di ruangan yang kurang bersih.

6. Rutinitas Kurang Diatur dengan Baik

Badan panas dingin juga bisa disebabkan oleh rutinitas yang dijalani. Kelelahan akibat rutinitas sering terjadi. Efeknya daya tahan tubuh juga melemah. Tanpa diimbangi dengan faktor sebelumnya, rutinitas bisa menambah kurangnya stamina dalam tubuh. Oleh karena itu, atur dengan baik rutinitas yang dimiliki. Manajemen waktu dan stress juga diperlukan dalam rutinitas kehidupan sehari-hari. Usahakan tubuh tidak kurang waktu tidur karena tubuh juga memerlukan istirahat yang cukup untuk mengembalikan stamina dalam keadaan maksimal lagi. Minta saran orang terdekat untuk membuat pola rutinitas sehari-hari.

7. Cuaca Buruk

Faktor penyebab satu ini sering datang tiba-tiba. Meskipun sudah ada yang memprediksi, tetap saja badan panas dingin bisa terjadi. Cuaca di setiap waktu dan tempat terkadang berbeda. Cuaca naik turun itulah yang membuat badan panas dingin muncul dengan cepat, namun menyembuhkannya perlu waktu yang susah untuk ditentukan karena menyesuaikan keadaan cuaca juga. Disarankan untuk menjaga pola makan dan minum dengan baik sehingga ketika cuaca tidak dalam keadan baik tubuh bisa menghindari kuman dan bakteri yang masuk. Perlu digaris bawahi, prediksi cuaca bisa menjadi pegangan untuk menjaga stamina yang dimiliki. Jangan hanya membaca prediksi cuaca, namun juga mempersiapkan diri tetap dalam keadaan sehat.

8. Memiliki Hormon yang Kurang Baik

Hormon bisa menjadi faktor penyebab apa yang terjadi pada kesehatan yang kita miliki. Setiap orang memiliki hormon yang berbeda. Hormon bisa didapat dari keluarga dekat atau memang dimulai sejak lahir. Penyebab satu ini tidak akan menghambat aktivitas jika diimbangi dengan hal-hal positif. Faktor satu ini tidak bisa ditolak, namun bisa disembuhkan. Meskipun pada akhirnya, badan panas dingin kambuh lagi, setidaknya ada obat yang bisa menyembuhkannya dalam waktu beberapa saat. Saat ini, jika memang berkaitan dengan hormon, sebenarnya bisa disembuhkan dengan pengobatan alternatif. Namun, hal tersebut tidak menjamin sepenuhnya untuk tidak kambuh lagi.

9. Jarang Melakukan Aktivitas Olahraga

Tidak semua orang rajin melakukan olahraga. Banyak alasan yang dibuat untuk tidak menjalankan aktivitas olahraga. Aktivitas olahraga itu penting untuk memperkuat stamina yang dimiliki. Hanya dengan melakukan aktivitas olahraga beberapa menit saja, efeknya bisa cukup besar. Jika tidak sering melakukan aktivitas olahraga, badan panas dingin bisa datang kapan saja. Imbangi aktivitas olahraga dengan faktor  yang sudah dijelaskan sebelumnya. Aktivitas olahraga bisa dilakukan di pagi hari atau sore. Sebelum dan sesudah melakukan rutinitas yang padat. Sebenarnya bisa juga disela-sela rutinitas, tinggal manajemen masing-masing bagaimana. Contoh aktivitas olahraga yang sederhana adalah sit upjogging, dan lompat tali. Badan panas dingin bisa saja mengarah ke penyakit yang berbahaya. Dengan tetap menjaga kesembilan faktor penyebab badan panas dingin di atas dalam keadaan aman, badan kita nantinya tidak akan mengarahkan ke penyakit yang menakutkan. Buat rencana antisipasi badan panas dingin dalam secarik kertas dan tempelkan di tempat yang strategis. Jika badan panas dingin dalam jangka waktu yang lama segera cari obat yang bisa menyembuhkannya. Hubungi dokter dan bisa juga menggunakan pengobatan alternatif. Tetap waspada dan jaga kesehatan di setiap waktunya. Ajak teman untuk turut memahami faktor penyebab badan panas dingin sehingga jika terjadi bisa diatasi secepatnya.