11 Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk Pada Bayi

154
Cara Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk Pada Bayi

Bayi memiliki kulit yang masih rentan dengan apapun. Misalnya gigitan nyamuk, jika tidak segera dirawat dengan benar pasti akan menimbulkan bekas dan bisa membuat bayi tidak nyaman. Di bawah ini merupakan cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi yang bisa coba dilakukan.

1. Mengompres Dengan Air Dingin Atau Es Batu

Setelah digigit nyamuk, umumnya kulit bayi akan membengkak dan meninggalkan bekas ruam berwarna merah. Bayi akan merasa gatal dan selalu ingin menggaruknya hingga bekas gigitan makin parah. Jika telah parah, kemungkinan akan terjadi infeksi. Supaya hal tersebut tidak terjadi, sebaiknya kompres bagian tubuh yang terkena gigitan nyamuk.

Mengompres bisa menggunakan air dingin atau es batu. Jika menggunakan air dingin, siapkan handuk dan rendam ke dalam air tersebut. Setelah itu peras kemudian letakkan pada bagian kulit yang memerah. Bisa juga dengan membungkus es batu pada kain yang lembut, kemudian kompreskan pada bagian yang digigit nyamuk.

2. Memanfaatkan Kentang

Kentang juga dapat menjadi solusi cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi yang cukup ampuh. Kandungan potassium pada kentang, dipercaya mampu untuk menghilangkan luka yang diakibatkan bekas gigitan nyamul . Bagian yang dipakai yaitu kulitnya saja.

Caranya cukup mudah, tinggal cuci kentang kemudian kupas bagian kulitnya. Kemudian tempelkan potongan kulit kentang tersebut langsung pada bagian atau kulit bayi yang terkena gigitan nyamuk. Bisa juga tempelkan pada bagian yang telah menghitam. Aplikasikan dengan hati-hati karena kulit bayi masih cukup sensitive.

3. Mengoleskan Gel Lidah Buaya

Kandungan senyawa antibiotik di dalamnya dipercaya mampu menghilangkan luka ruam akibat gigitan nyamuk pada bayi. Lidah buaya juga memiliki kandungan aloesin yang memiliki sifat sebagai anti radang. Gel lidah buaya dioleskan pada kulit bayi selain untuk menyamarkan bekas ruam juga dapat mengurangi bengkak dan gatal akibat gigitan nyamuk.

Tidak perlu takut bayi merasa tidak nyaman ketika diolesi bahan ini. Oleh karena gel lidah buaya akan memberikan sensasi dingin sehingga bayi akan merasa nyaman. Setelah dioleskan, tunggu beberapa saat agar meresap setelah itu bisa dilap atau dibilas dengan air bersih.

4. Coba Dengan Perasan Lemon

Lemon dikenal merupakan buah yang mengandung vitamin C dengan kadar yang cukup tinggi. Selain itu lemon juga termasuk buah yang memiliki zat anestesi, disinfektan, serta anti-inflamasi. Semua kandungan tersebut sangat aktif perannya untuk menghilangkan bekas luka akibat gigitan nyamuk pada kulit bayi.

Cara mengaplikasikannya juga cukup mudah. Cukup potong buah lemon, kemudian peras airnya. Siapkan kapas, kemudian bubuhkan perasan lemon. Oleskan kapas mengandung lemon tersebut pelan-pelan pada bagian kulit bayi yang terkena gigitan nyamuk. Namun, lemon agak lengket di kulit sehingga bisa saja bayi merasa kurang nyaman. Sebaiknya oleskan ketika bayi sedang tidur.

5. Memanfaatkan Kulit Pisang

Cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi salah satunya yaitu dengan memanfaatkan kulit pisang. Kulit pisang dipercaya ampuh untuk mengurangi rasa gatal, dan membantu menghilangkan luka atau bekas gigitan nyamuk terutama pada bayi. Kulit pisang memiliki kandungan zat anti peradangan yang baik untuk proses menyembuhkan luka.

Aplikasikan kulit pisang dengan memotongnya kecil kecil terlebih dahulu. Kemudian tempelkan potongan kulit pisang tersebut pada kulit bayi yang terkena bekas gigitan nyamuk. Tunggu beberapa saat dan segera ganti jika dirasa kulit pisang telah berubah warna.

6. Memakai Bawang Merah yang Dihaluskan

Bawang merah merupakan salah satu bumbu dapur yang memiliki kandungan zat anti inflamasi. Zat anti inflamasi sangat berperan dalam mengurangi rasa gatal dan membantu menyamarkan bekas luka akibat gigitan nyamuk pada bayi. Cara ini sering digunakan orang tua zaman dulu ketika bayi mereka menderita luka akibat serangan nyamuk.

Bawang akan mengeluarkan sensasi pedih di mata. Maka sebaiknya aplikasikan ketika bayi sedang tidur. Cukup dengan membelah bawang merah, kemudian tumbuk hingga halus. Bawang yang telah halus tersebut, bisa langsung dioleskan pada area kulit bayi bekas gigitan nyamuk. Segera ganti bawang yang baru ketika dirasa tumbukkan bawang sudah kering.

7. Coba Dengan Bubuhkan Pasta Gigi Pada Kulit Bayi

Membubuhkan pasta gigi bisa juga menjadi salah satu cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Namun, cara ini hanya bisa diaplikasikan pada bayi berumur 13 bulan atau lebih. Mengingat kulit bayi masih sangat rentan dengan sensasi panas yang mungkin saja ditimbulkan akibat penggunaan pasta gigi.

Bagi bayi yang berusia kurang dari 13 bulan, bisa dicoba dengan menggunakan pasta gigi khusus anak yang lebih aman untuk kulit bayi. Caranya mudah, cukup oleskan langsung sedikit pasta gigi pada kulit bekas gigitan nyamuk. Biarkan dulu sejenak hingga mengering. Setelah cukup kering, bilas dengan air hangat.

8. Membubuhkan Pasta Garam

Kandungan zat anti inflamasi pada garam dapur dipercaya mampu berperan sebagai antiseptik alami untuk mengatasi masalah gigitan nyamuk pada bayi. Khusus untuk bayi yang masih memiliki kulit sensitive dan rentan, sebaiknya pilih garam jenis Himalaya supaya lebih aman. Caranya cukup membuat garam menjadi sebuah adonan pasta.

Larutkan garam Himalaya dengan air, kemudian campur hingga berbentuk pasta. Langsung oleskan dengan hati-hati pada kulit bayi supaya tidak malah melukainya. Apabila bekas gigitan nyamuk terjadi pada muka, jaga supaya larutan pasta garam tidak sampai masuk ke mulut bayi.

9. Oleskan Madu

Madu bisa juga menjadi langkah cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Salah satu kandungan madu adalah zat antimikroba yang sangat berperan dalam mencegah penyakit menular akibat gigitan nyamuk. Selain itu madu juga dapat menghilangkan bekas gigitan nyamuk dengan ampuh serta mencegah terjadinya infeksi.

Cara mengaplikasikannya pun cukup mudah. Tinggal oleskan madu secukupnya pada kulit bayi dengan hati-hati dan tunggu beberapa saat. Setelah cukup kering, bersihkan dengan air dingin hingga bersih. Demi kenyamanan bayi, sebaiknya lakukan selagi bayi sedang tertidur.

10. Menghilangkan Bekas Gigitan Nyamuk dengan Teh Celup

Teh celup bekas digunakan juga bisa digunakan sebagai bahan alami penghilang bekas gigitan nyamuk pada bayi. Jadi setelah meminum teh celup, ada baiknya tidak langsung membuang bekasnya karena dapat dimanfaatkan. Namun dengan catatan, bekas teh celup yang digunakan harus dalam keadaan dingin.

Jadi untuk mendapatkan hasilnya, letakkan dahulu bekas teh celup ke dalam kulkas selama beberapa saat. Setelah cukup dingin, celupkan kembali pada air biasa. Kemudian kompres bekas teh celup tersebut pada area kulit bayi yang terkena gigitan nyamuk. Bekas teh celup ini juga mampu menghilangkan rasa gatal selain menghilangkan bekasnya.

11. Memakai Obat Atas Anjuran Dokter

Selain memakai bahan alami, tidak ada salahnya mencoba obat kulit anjuran dokter. Pada bayi umumnya untuk keluhan gigitan nyamuk, dokter akan meresepkan krim yang mengandung aluminium klorida. Aluminium klorida dikenal mampu menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi. Penggunaannya disarankan ketika bayi sedang tidur agar tidak dimainkan bayi atau beresiko tertelan.

Selain itu dokter juga kadang meresepkan krim yang mengandung asam salicyclic asetil. Zat ini akan bekerja dengan mengurangi peradangan kulit akibat gigitan nyamuk. Selain itu juga mengurangi resiko infeksi lanjutan akibat perkembangan bakteri. Obat ini bisa langsung dioleskan pada kulit bayi secara hati hati. Tunggu sampai kering dan obatnya bekerja.

Itulah penjelasan beberapa cara menghilangkan bekas gigitan nyamuk pada bayi yang bisa coba diterapkan. Bisa dengan memanfaatkan bahan bahan alami atau menggunakan obat dari resep dokter.